KAMPUNG BUNDAR GELAR MUSRENBANGDES 2019

KARANG BARU| Pemerintah Kampung Bundar Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MUSRENBANGDES) Tahun 2019 bertempat di Kantor Datok Penghulu setempat, Jum’at (18/01/2019).

Acara yang dipimpin langsung oleh Datok Penghulu ini dimulai dari jam 9 malam, dan dihadiri Ketua Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK) beserta perangkat, serta diikuti unsur masyarakat dalam wilayah Kampung Bundar.

Datok Penghulu Kampung Bundar, MUKHSIN menjelaskan kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan guna menyerap langsung aspirasi masyarakat yang akan dituangkan dalam program kegiatan yang didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBDes) Tahun 2019.

Datok juga menambahkan bahwa pembangunan program kegiatan yang tidak terakomodir dalam APBDes nantinya akan dibawa dalam Musrenbang Kecamatan dengan harapan akan ditampung dalam APBK Aceh Tamiang Tahun 2020.

“Selain kegiatan fisik, kita berharap ada program non fisik berupa pemberdayaan masyarakat yang nantinya mampu menggerakkan sektor-sektor yang mendukung capaian program pemerintah kampung yang tertuang dalam RPJM Desa”, kata Datok

Selanjutnya, salah seorang warga, Adlin mengusulkan kepada  forum musrenbangdes agar dapat memberikan pembiayaan sebesar 5% dari anggaran desa untuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam rangka pemberdayaan masyarakat  guna peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang teknologi sistem informasi.

Adlin menjelaskan  pengelolaan dan pengembangan sistem informasi Desa melalui pengembangan kapasitas untuk pendataan dan penyebaran informasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa yang dikelola secara terpadu, merupakan salah satu program prioritas yang bisa didanai melalui dana desa, sebagaimana yang diatur dalam pasal 10 ayat(2) Permendes No 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan dana Desa Tahun 2019.

“Pemkab Aceh Tamiang saat ini sudah memiliki Data Centre berupa Web Server Mandiri, sehingga untuk sarana hosting dan websitenya sudah bisa kita dapatkan secara gratis seperti saat ini. Saya optimis banyak sektor nantinya yang tergerak, seandainya kita coba berdayakan KIM ini guna mengelola informasi kampung”, kata Adlin.

“Tidak hanya sebagai media publikasi dan dokumentasi, pemberdayaan sistem informasi ini juga kita harapkan mampu menjadi sarana promosi yang akan menggali potensi kampung,  sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif masyarakat”, tambah Adlin

Senada dengan apa yang disampaikan warga, Kepala Dusun Bahagia, NEBI SYA’BAN juga  menyambut positif pemberdayaan bidang teknologi informasi bagi masyarakat.

Nebi mengungkapkan pentingnya membangun trust (kepercayaan)  melaui keterbukaan informasi, sehingga aktifitas yang dilakukan oleh pemerintah kampung nantinya dapat terlihat transparan dan informatif bagi warga.

 Menjelang akhir kegiatan musrenbang, tidak hanya ibu-ibu yang berhimpun dalam organisasi PKK, para penggerak posyandu juga mengharapkan sejumlah program kegiatan yang nantinya bisa ditampung dalam APBDes.

 Musrenbagdes berjalan serius tapi santai, dan selesai pada pukul 23:00 WIB.(AN)

.

 


Cetak